counter

Kamis, 14 April 2016

Break event point (BEP) / Titik Impas


Break event point adalah suatu keadaan dimana dalam suatu operasi perusahaan tidak mendapat untung maupun rugi atau biasa di sebut impas (penghasilan = total biaya)
BEP amatlah penting kalau kita membuat usaha agar kita tidak mengalami kerugian,baik usah jasa ataupun manufaktur.
Manfaat BEP adalah :
-          Alat perencanaan untuk menghasilkan laba
-          Memberikan informasi mengenai berbagai tingkat volume penjualan sertahubungannya dengan kemungkinan memperoleh laba menurut tingkat penjualan yang bersangkutan
-          Mengganti system laporan yang tebal dengan grafik yang mudah dibaca dan dimengerti.
Setelah mengetahui betapa bermanfaatnya BEP dalam usaha yang kita rintis kompenesi yang berperan disini yaitu biaya, dimana biaya yang di maksud adalbiya variabel dan biaya tetap. Dimana pada pada prakteknya untuk memisahkan atau menentukan suatu biaya itu variabel atau tetap bukanlah pekerjaan yang mudah, biaya tetap adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh kita untuk produksi ataupun tidak, sedangkan biaya variabel adalah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan satu unit produksi jadi jika tak berproduksi maka tidak ada biaya ini.
Salah satu kelemahan BEP adalah bahwa hanya ada satu macam barang yang diproduki atau dijual. Jika lebih dari satu macam maka kombinasi atau komposisi penjualannya (sales mix) akan tetap konstan. Jika dilihat di jaman sekarang ini bahwa perusahaan untuk meningkatkan daya saingnya mereka menciptakan banyak produk, jadi sangat sulit dan ada satu asumsi lagi , yaitu harga jual oersatuan barang tidak akan berubah berapapun jumlah satuan barang yang dijual atau tidak ada perubahan harga secara umum.
Perhitungan BEP

BEP (unit) = FC 
                   P-VC
BEP (rupiah) = FC
                       1- vc
                            p
Keterangan :
FC : biaya tetap
P   : harga jual perunit
VC: biaya variabel perunit

-          Biaya tetap adalah total biaya yang tidak akan mengalami perubahan apabila terjadi perubahan volume produksi. Biaya tetap secara total akan selalu konstan sampai tingkat kapasitas penuh. Biaya tetap merupakan biaya yang akan selalu terjadi walaupun perusahaan tidak berproduksi.

-          Biaya variabel adalah total biaya yang berubah ubah tergantung dengan perubahan volume penjualan / produksi. Biaya variabel akan berubah ubah secara proposional dengan perubahan volume produksi.

Senin, 11 April 2016

STATEGI BISNIS RITEL MELALUI ANALISIS SWOT


Analisis SWOT adalah salah satu teknik analisis untuk mengkaji Proses Bisnis dalam suatu Organisasi secara keseluruhan. Analisis SWOT terbagi menjadi 2 yaitu analisis internal (dari dalam) dan analisis eksternal  (dari luar) .
  1.  Analisis dari dalam

·         Kekuatan (Strengths) 
      Kekuatan yang ada di dalam perusahaan itu sendiri. misalkan saja perusahaan tersebut memiliki modal yang cukup besar dalam mengembangkan usahanya dan bisa menarik investor untuk bekerja sama dalam membangun perusahaan.
·         Kelemahan (Weaknesses)
      Kelemahan yang ada di dalam perusahaan itu sendiri. misalkan  saja sistem manajemen dalam perusahaan tidak berkerja dengan baik

      Pertanyaan kunci untuk menganalisis faktor-faktor internal:

·         Bagaimana Proses Pembangunan Organisasi Bisnis baru selama ini? (penjelasan keberhasilan baik kuantitas maupun kualitasnya) (deskripsi dan penilaian)
·         Sumber daya apa yang dimiliki dan dapat mendukung keberhasilan Proses Pembangunan Organisasi Bisnis baru? (penjelasan kuantitas dan kualitas tentang tenaga kerja, tenaga alhi, dana, Jaringan pemasok, peralatan, jaringan kerja, pengalaman keberhasilan, perangkat dll) (deskripsi dan penilaian)
·         Sistem manajemen, kebijakan dan strategi apa yang dijalankan untuk mendayagunakan sumber daya yang ada? (deskripsi dan penilaian)
·         Apakah kekuatan-kekuatan yang dimiliki Proses Pembangunan Organisasi Bisnis baru?
·         Apakah kelemahan-kelamahan yang dimiliki Proses Pembangunan Organisasi Bisnis baru

      2.Analisis eksternal

·         Peluang (Opportunities) 
      Peluang yang dimiliki oleh perusahaan. Misalkan saja perusahaan memiliki peluang untuk mengembangkan usahanya dengan cara membuka cabang-cabang / outlet-outlet agar produk bisa ditemukan lebih mudah oleh konsumen
·         Ancaman (Threats)
      Ancaman dari luar perusahaan, yang bila tidak diatasi dengan segera dan tepat akan menghancurkan perusahaan itu sendiri. misalkan saja munculnya perusahaan baru yang memiliki produk lebih bagus dari perusahaan kita dan masyarakat mulai mempercayai produk dari perusahaan tersebut dari pada produk kita.

    Pertanyaan kunci untuk menganalisis faktor-faktor eksternal:

·         Apa kecenderungan umum mengenai situasi dan kondisi ekonomi, politik, budaya, lingkungan yang menjadi masalah dasar?
·         Apa akar penyebabnya? Termasuk kebijakan-kebijakan yang baik di tingkat lokal, nasional ataupun internasional yang mempengaruhi?
·         Siapakah pelaku-pelaku yang turut mempengaruhi masalah tersebut?
·         Adakah pengalaman yang berguna untuk mengatasi masalah tersebut baik pengalaman lokal, nasional maupun internasional?
·         Apakah ancaman-ancaman (dampak negatif) yang ditimbulkan waktu lalu, sekarang dan masa mendatang?
·         Apakah peluang-peluang (dampak pesitif) yang ditimbulkan pada waktu lalu, sekarang dan masa mendatang?

             MENENTUKAN STRATEGI-STRATEGI BERDASARKAN HASIL ANALISIS SWOT

Setelah hasil analisis SWOT dilakukan yang menghasilkan  faktor-faktor internal (Kekuatan / Strengths dan Kelamahan / Weaknesses ) dan eksternal ( Peluang /Opportunities dan Ancaman / Threats ), maka berdasarkan hasil tersebut digunakan untuk menentukan strategi-strategi, yaitu:
  1. Startegi SO dengan mengembangkan suatu strategi dalam memanfaatkan kekuatan (S) untuk mengambil manfaat dari peluang (O) yang ada.
  2. Strategi WO yaitu mengembangkan suatu strategi dalam memanfaatkan peluang (O) untuk mengatasi kelemahan (W) yang ada.
  3.  Strategi ST yaitu dengan mengembangkan suatu strategi dalam memanfaatkan kekuatan (S) untuk menghindari ancaman (T). 
  4. Strategi WT yaitu dengan mengembangkan suatu strategi dalam mengurangi kelemahan (W) dan menghindari ancaman (T).