counter

Minggu, 02 Desember 2018

AUDIT KECURANGAN

JENS-JENIS KECURANGAN

1.kecurangan dalam laporan keuangan 
adalah salah saji atau penghapusan terhadap jumlah atau pengungkapan yang sengaja dilakukan dengan tujuan untuk mengelabuhi para penggunanya.
2.penyalahgunaan aset 
adalah kecurangan yang melibatkan pencurian atas aset suatu entitas

KONDISI PENYEBAB TERJADINYA KECURANGAN

1. Insentif atau tekanan 
manajemen ataupun pegawai lainnya yang mempunyai insentif ataupun tekanan untuk melaukukan tindakan kecurangan
2. Kesempatan 
situasi yang membuka ataupun memberikan kesempatan bagi manajemen ataupun pegawai untuk melakukan tindakan kecurangan
3. Sikap atau rasionalisai
adanya sikap, karakter, ataupun seperangkat nilai-nilai yang membolehkan manajemen atau pegawai untuk melakukan suatu tindakan yang tidak jujur, atau dapat dikatakan bahwa mereka berada dalam lingkungan yang memberikan tekanan yang cukup besar yang menyebabkan mereka membenarkan diri mereka untuk melakukan tindakan yang tidak jujur

MENGUKUR RESIKO KECURANAGAN

1. Skeptisme profesional
PSA 04 ( SA 230) dalam melaksanankan skeptisne profesional seorang auditor "tidak menganggap bahwa manajemen tidak jujur mapun menganggap kejujuran manajemen dipertanyakan"
a. Berpikir kritis
Selama merencanakan audit dalam pengauditan tim kerja harus membahas kebutuhan untuk menjaga pikiran kritis di sepanjang pengauditan untuk mengidentifikasi resiko-resiko kecurangan dan secara kritis mengevaluasi bukti-bukti audit
b.evaluasi kritis atas bukti audit
Informasi atau kondisi-kondisi lainnya yang mengindikasikan adanya salah saji material karena kecurangan mungkin saja terjadi, auditor harus mengidentifikasi masalah-masalah yang ada secara menyeluruh, mendapatkan  bukti tambahan jika diperlukan, dan berkonsultasi dengan anggota tim lainnya.
2.Sumber-sumber informasi untuk mengukur resiko kecurangan
a. Komunikasi antara sesama tim audit
PSA 70 mengaharuskan tim audit untuk berdiskusiuntuk berbagai pemahaman dari anggota tim ahdit yang lebih berpengalaman untuk "urun rembug" ide-ide yang menyangkut : -bagaimana dan kapan mereka yakin bahwa laporan keuangan entitas tidak dicurigai terdapat salah saji yang disebabkan oleh kecurangan
- bagaimana nanajemen dapat melakukan dan menutupi kecurangan dalam laporan keuangan
-bagaimana setiap orang dapat menyalahsajikan aset entitas tersebut
-bagaimana auditor dapat menghadapi kemungkinan adanya salah saji dalam laporan keuangan yang disebabkan oleh kecurangan.
b. Tanya jawab manajemen
Tanya jawab dengan manajemen dan pihak lainnya dalam perusahaan memberikan kesempatan bagi para pegawai untuk memberitahukan informasi yang mungkin tidak dapat dikomunikasikab dengan pihak lain, selain itu, jawaban mereka terhadap pertanyaan-pertanyaan auditor sering kali membuka informasi atas kemungkinan adanya kecurangan
c. Faktor-faktor resiko
Auditor harus mengevaluasi apakah faktor-faktor resiko kecurangan mengindikasikan adanya tekanan untuk melakukan kecurangan, kesempatan untuk melakukan kecurangan, dan sikap rasionalisasi yang digunakan untuk membenarkan tindakan kecurangan.
d. prosedur analistis
seorang auditor harus melaksanaka prosedur analistis disepanjang fase perencanaan dan juga penyelesaian audit guna membantu mengidentifikasi transaksi atau kejadian yang tidak biasa yang dapat mengidentifikasikan adanya suatu salah saji yang cukup material dalam laporan keuangan.
e. informasi lainnya
auditor harus mempertimbangkan semua informasi yang sudah diperoleh dalam setiap tahap atau bagian audit ketika menilai resiko kecurangan. kebanyakan prosedur penilaian resiko yang dilakukan auditor untuk menilai resiko salah saji material delama tahap perencanaan dapat mengidentifikasikan resiko kecurangan yang lebih tinggi.

PENGAWASAN TATA KELOLA PERUSAHAAN UNTUK MENGURANGI RESIKO KECURANGAN

3 unsur untuk mencegah, menghalangi,dan mendeteksi kecurangan

1. budaya jujur dan etika yang tinggi
a. Teladan dari pimpinan
Manajemen dan dewan direksi bertanggung jawab untuk memberikan teladan dalam  perrilaku yang beretika dalam perusahan. Jadi kejujuran dan integritas dari menejemen mendorong kejujuran dan integritas  pada selurih pegawai dalam organisasi tersebut.
b. Menciptakan lingkungan kerja yang positif
Lingkungan kerja yang positif dapat  menciptakan moral pegawai pegawai yang lebih baik, yang akan mengurangi kemungkina para pegawai untuk melakukan kecurangan terhadap perusahaan.
c. Pelatihan
Para pegawai harus diajarkan bahwa mereka harus megomunikasikan adanya tindak kecurangan yang telah / dicurigai terjadi dan cara yang tepat untuk mengomunikasikannya
d. Konfirmasi
sebagian besar perusahaan  mengharuskan para pegawai untuk secara periodik menginformasikan tanggung jawab mereka untuk mematuhi kode etik
e. Disiplin
para pegawai harus mengetahui bahwa mereka harus bertanggung jawab jika tidak mematuhi kode etik perusahaan.
2. Tanggung jawab manajemen untuk mengevaluasi risiko kecurngan.
manajemen bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan mengukur resiko kecurangan  , menjalankan langkah-langkah untuk menangani resiko-resiko yang teridentifikasi, dan mengawasi pengendalian internal yang dapat mecegah dan  mendeteksi kecurangan.
3. pengawasan oleh komite audit 
tanggung jawab utama komite audit adalah, untuk mengawasi proses penyusunan laporan keuangan dan pengendalian internal organisasi.

MENGHADAPI RESIKO KECURANGAN 

ketika resiko salah saji material yang disebabkan oleh kecurangan teridentifikasi , auditor pertama kali harus membahasnya dengan manajemen. manajemen mungkin memiliki program program yang dirancang untuk mencegah , mengantisipasi dan mendeteksi kecurangan, demikin pula dengan pengendalian-pengedalian untuk mengatasi risiko kecurangan yang spesifik. kemudian auditor harus mempertimbangkannya, apakah kelemahan dalam pengendalian tersebut telah meningkatkan resiko kecuranagan ? respon auditor terhadap risiko kecurangan sebagai berikut.

1. mengubah keseluruhan pelaksanaan audit
pelaku kucurangan seringkali memiliki pengetahuan yang baik dalam prosedur audit. untuk alasan itu PSA 70 mengharuskan auditor untuk melakukan rencana audit yang tidak dapat di prediksi.
( misalkan mengunjungi lokasi tempat persediaan)
2. merancang dan melaksanakan prosedur audit untu menghadapi risiko kecurangan
 prosedur audit yang tepat digunakan untuk mengatasi resiko audit spesifik bergantung pada akun yang sedang diaudit,dan jenis resiko kecurangan yang teridentifikasi.
3. merancang dan melakukan prosedur-prosedur untuk mengatasi dominasi manajemen terhadap pengendalian.
resiko dominasi manajemen terhadap pengendalian muncul pada hampir semua pengauditan. karena manjemen merupakan suatu posisi yang unik untuk melakukan kecurangan dengan mengabaikan pengendalian yang seharusnya berjalan efektif.
untuk mengatasinya auditor harus menjalankan 3 prosedur ini
a memeriksa ayat-ayat jurnal dan penyesuaian-penyesuain lainnya sebagai bukti adanya kemungkinan terjadinya salah saji yang disebabkan oleh kecurangan
b. menelaah estimasi akuntansi untuk setiap hal yang tidak wajar
c. mengevaluasi rasionalitas bisnis untuk transaksi-transaksi yang tidak biasa

BAGIAN-BAGIAN RISIKO KECURANGAN SPESIFIK

1. risiko kecurangan pendapatan dan piutang usaha

2. risiko kecurangan persediaan
pendapatan hampir selalu merupakan akun terbesar dalam akun laba rugi, sehingga suatu salah saji yang presentasinya kecil dalam penjualan tetap akan dapat berpengaruh besar terhadap laba.
suatu lebih saji pendapatan sering menaikkan laba bersih dengan jumlah yang sama, karena biaya-biaya yang terkait dengan penjualan tidak diakui dalam pendapatan fiktif maupun pendapatan prematur.
berikut 3 jenis manipulasi pendapatan yang penting
a. pendapatan fiktif
b. pendapatan prematur
perusahaan seringkali mempercepat waktu pengakuan pendapatan untuk memenuhi proyeksi laba atau penjualan.
c. manipulasi penyesuaian - penyesuaian pendapat.
penyesuaian dalam penjualan yang paling umum melibatkan retur penjualan dan penguran harga. sebuah perusahaan dapat menyembunyikan retur penjualan dari auditornya untuk melebihsajikan penjulan bersih dan laba.jika barang yang dikembalikan dihitung sebagai bagian dari persediaan fisik maka retur barang tersebut dapat meningkatkan laba yang dilaporkan, dalam kasus ini  peningkatan dalam suatu aset diakui melalui perhitungan fisik suatu persediaan, namun pengurangan dalam akun piutang dagang tidak berkurang.
3. risiko kecurangan pembelian dan utang usaha
pengurangsajian utang yang disengaja umumnya mengakibatkan salah saji dalam pembelian dan beban pokok penjualan serta lebihsaji dalam laba bersih
BAGIAN RISIKO LAINNYA
1. aset tetap
2. beban gaji

JASA AUDIT DAN ASSURANCE - ALVIN A. ARENS
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar